Peringatan Dini Cuaca Jawa Timur tanggal 09 Februari 2015 hari ini akan terjadi peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, berdasar citra radar : Pembaharuan pukul 11.30 WIB di wilayah : Jombang, Ketapang bagian selatan, Bangkalan bagian utara, Situbondo dan sekitarnya. Diperkirakan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan meluas ke wilayah : Tuban, Nganjuk bagian timur, Probolinggo, Bondowoso, Bangkalan, Sampang, Pamekasan bagian utara dan sekitarnya. PRAKIRAWAN-BMKG JUANDA
A+ A A-

Sosialisasi Pembangunan TES Tsunami

Pentingnya sarana penyelamatan dalam rangka melakukan mitigasi terhadap terjadinya bencana khususnya tsunami di tanggapi serius oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya upaya yang dilakukan khususnya di daerah guna mempersiapkan berbagai sarana sehingga ketika terjadi tsunami korban dapat ditekan.

Beberapa kegiatan yang dilakukan BNPB di wilyah Jawa Timur melalui BPBD merupakan upaya untuk mengurangi resiko yang diakibatkan bencana. Pada Rabu 1 Agustus 2012, BNPB melalui Sekretaris Utama dan Deputi I Kesiapsiagaan melakukan sosialisasi tentang persiapan pembangunan dan Peningkatan Evakuasi Sementara (TES). Kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka penyusunan masterplan pengurangan risiko bencana tsunami.

Program yang direncanakan terdiri dari 4 (empat) program, yaitu : penguatan rantai peringatan dini, pembangunan dan peningkatan Tempat Evakuasi Sementara (TES), penguatan kapasitas kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana, serta pembangunan kemandirian industry instrumentasi kebencanaan. Program tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2013.

Untuk Jawa Timur program tersebut hanya diperuntukkan di 8 kabupaten yang memiliki risiko bencana tsunami. Wilayah yang diprediksi akan berdampak terhadap bencana tsunami adalah Kabupaten Pacitan, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi. “Dengan adanya program tersebut, maka pemerintah daerah pada kawasan prioritas rawan bencana tsunami untuk dapat mendukung pembangunan dan peningkatan TES.” Tegas Sestama dalam program ini akan ditunjang 2 perguruan tinggi di Jawa Timur.

ITS Surabaya berperan melakukan kajian daerah dan teknis sarana tes, sedangkan UNEJ (Universitas Jember) berperan mensosialisasikan kepada masyarakat dengan tidak melupakan culture dan kearifan local yang ada dengan harapan tidak ada penolakan dari warga masyarakat. Sarana TES ini pada kesehariannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

8 kabupaten tersebut akan menjadi lokasi dibangunnya sarana seperti tempat evakuasi dan persiapan jalur yang aman dalam rangka melakukan evakuasi masyarakat dalam jumlah yang besar. Diharapkan pemerintah daerah juga mempersiapkan data yang diperlukan, supaya ketika program ini diluncurkan pada tahun 2013-2014 dapat segera direalisasi dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Pembangunan tes ini tidak hanya membangun selter secara vertika akan tetapi juga dapat memanfaatkan fasilitas sekolah dan gedung

Pemetaan yang dilakukan oleh pemerintah daerah meliputi tentang lokasi yang menjadi wilayah rawan, jumlah penduduk hingga lokasi yang akan menjadi berkumpulnya warga untuk melakukan evakuasi dan pembangunan TES. “Program persiapan pembangunan dan peningkatan tempat evakuasi sementara merupakan suatu kebutuhan yang sangat strategis dalam mengahadapi terjadinya tsunami di wilayah pantai selatan Jawa Timur.” Tegas Kepala Pelaksana BPBD Prov. Jatim.



Last Updated on Friday, 03 August 2012 07:10

Hits: 577

Pembagian Ta'jil Gratis

Bulan Ramadhan tidak menyurutkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jatim untuk melakukan kegiatan untuk masyarakat. Pada Jumat, 27 Juli 2012 dengan berbagai peralatan lapangan yang dimiliki, dilakukan kegiatan pembagian ta'jil kepada masyarakat pengguna jalan yang melaju di depan kantor BPBD Prov. Jatim.

Kegiatan yang melibatkan staf dan pejabat di BPBD ini menjadi satu kegiatan rutin yang dilaksanakan saat bulan Ramadhan. Ta'jil yang dibagikan merupakan makanan yang disiapkan oleh panitia dengan memanfaatkan mobil dapur umum. Mobil yang digunakan pada saat kondisi tanggap darurat ini berisi berbagai macam peralatan dapur. Seperti kompor lengkap dengan tabung gas, lemari pendingin dan tempat pencuci piring.

Dalam kegiatan ini, BPBD juga menampilkan beberapa peralatan canggih yang digunakan dalam rangka menanggulangi bencana. Mobil komunikasi yang merupakan bantuan dari BNPB adalah perlengkapan andalan yang dimiliki oleh BPBD. Fungsi dari mobil komunikasi sangat kompleks dalam rangka melakukan transfer komunikasi saat terjadi bencana.

Bagaimana yang biasa kita ketahui, bilamana terjadi bencana informasi langsung dari tempat kejadian menjadi sesuatu yang sangat ditunggu oleh masyarakat. Dengan menggunakan mobil komunikasi yang dilengkapi dengan sarana komunikasi satelit dapat mengatasi masalah kesulitan komunikasi di tempat yang berdampak bencana.

Sebanyak 250 paket ta'jil disiapkan oleh BPBD dalam kegiatan ini. Untuk kali ini, menu yang dibagikan merupakan hasil olahan staf yang dikoordinatori oleh Bidang Kedaruratan dan Logistik. Paket makanan ringan, minuman dingin dan nasi bungkus menjadi satu paket yang siap dibagikan saat mendekati waktu berbuka puasa.



Last Updated on Monday, 30 July 2012 06:10

Hits: 446

MOU BPBD PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN RAPI PROVINSI JAWA TIMUR

Penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan tugas dari banyak pihak. Berkaitan dengan kepentingan tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim melakukan suatu upaya menjalin hubungan formal dengan berbagai pihak tersebut. Pada Selasa 24 Juli 2012 BPBD Jatim telah melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Provinsi Jawa Timur.

Nota kesepahaman ini dimaksudkan sebagai pengikat antara ke dua lembaga dalam bidang penyampaian informasi kebencanaan. Mengingat dalam keadaan bencana, penyampaian informasi hanya dapat dilakukan melalui radio komunikasi HF atau VHF. Oleh karena itu, BPBD melakukan kerjasama dengan organisasi yang memang membidangi kebutuhan masalah informasi baik pasca bencana, tanggap darurat dan maupun pasca bencana.

Hal ini di tegaskan dalam pasal 2 dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh ke dua belah pihak. Dalam uraiannya disebutkan bahwa ruang lingkup kerjasama tersebut meliputi pemberian informasi dan komunikasi melalui radio HF dan VHF di provinsi Jawa Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat kantor BPBD Prov Jatim ini dihadiri oleh pengurus RAPI Daerah Jatim dan beberapa pengurus wilayah kota/kabupaten. Turut hadir dalam penandatangan tersebut pengurus RAPI dari Kab. Pacitan, Bangkalan, Kediri, Pasuruan, Mojokerto, Sidoarjo dan Kota Surabaya. Diharapkan dengan adanya peran serta dari organisasi yang spesifik di bidang komunikasi dan informasi ini, bisa meringankan beban kerja BPBD dalam hal penyedia personil dan kemampuan untuk melakukan jaring komunikasi di lokasi bencana.

Dukungan dan komitmen semua pihak khususnya untuk teman-teman dari Rapida sangat membantu BPBD Provinsi Jawa Timur untuk dapat menyerap informasi awal pada saat terjadinya bencana di daerah melalui informasi radio." Ungkap Kepala Pelaksana BPBD Prov. Jatim dalam sambutannya.





Last Updated on Wednesday, 25 July 2012 04:37

Hits: 1005

PELATIHAN PERENCANAAN EVAKUASI TSUNAMI DI TINGKAT KABUPATEN UNTUK PROVINSI JAWA TIMUR

Dalam rangka peningkatan kapasitas penanggulangan bencana tsunami di tingkat kabupaten untuk provinsi Jawa Timur, GIZ-PROTECS memfasilitasi pelatihan Rencana Evakuasi Tsunami di Hotel Ramada Tanjung Benoa - Bali pada tanggal 8 - 12 Juli 2012.



Pelatihan ini mencakup kunjungan lapangan ke Pusdalops Provinsi Bali dan lokasi-lokasi dengan rencana evakuasi yang disusun dengan bantuan project GIZ-IS. Tujuannya agar peserta sebagai pemerintah daerah siap menjalankan peran dalam rantai peringatan rencana evakuasi masing-masing kabupaten. Dua aspek yang perlu diperhatikan yakni penyusunan rencana evakuasi dan penyiapan rantai peringatan lokal.

Acara ini telah terselenggara untuk kedua kalinya, yang sebelumnya pernah diadakan pada akhir Juni 2012. Pemerintah daerah yang terlibat dalam pelatihan ini adalah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang dan Jember.

Last Updated on Tuesday, 17 July 2012 03:31

Hits: 452

WORKSHOP IDENTIFIKASI KEBUTUHAN TIK TERINTEGRASI PUSAT DAN DAERAH

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB , Ir. Dody Ruswandi, MSCE membuka secara resmi acara yang diikuti oleh seluruh BPBD Provinsi se-Indonesia yang berlangsung pada 9 – 10 Juli 2012 bertempat di Hotel Millennium Sirih, Jakarta. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan identifikasi kebutuhan TIK dalam penanggulangan bencana serta evaluasi pemanfaatan sistem informasi terintegrasi yang ada di BPBD Provinsi.

Kegiatan dimulai dengan pengenalan manfaat TIK dalam penanggulangan bencana dengan tema materi “IT untuk Bencana” yang disajikan oleh pakar informasi teknologi, Onno W. Purbo, Ph.D. Selanjutnya Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas, Dr. Sutopo Purwo Nugroho memberikan materi mengenai dukungan peralatan TIK BNPB untuk penanggulangan bencana. Dalam paparannya, salah satu peralatan TIK yang dapat dimanfaatkan adalah Comunnication Mobile (COMOB). Fungsinya sebagai alat bantu dalam upaya tanggap darurat, sebagai media center dan membantu terselenggaranya pusat komando di lokasi bencana.

Karena baru beberapa provinsi yang telah mendapat bantuan COMOB, agenda workshop juga memamerkan COMOB kepada peserta lainnya yang BPBD-nya belum mendapat bantuan COMOB. Diharapkan COMOB dapat menjadi perangkat komunikasi yang dapat dimanfaatkan pada saat terjadi bencana. Pada saat sistem komunikasi terputus akibat bencana, mobil ini akan menjadi garda terdepan dalam informasi di lokasi bencana dan menjadi mata bagi BNPB sehingga dapat berkoordinasi dengan pelaksana lapangan.

Untuk lebih memahami pentingnya peran TIK untuk pengurangan resiko, acara diisi berbagai materi yang diberikan oleh berbagai narasumber seperti K.R.T Adi Koesoemo (Unsur Pengarah BNPB), Ir. Neulis Zuliasri M.Si (Kepala Bidang Informasi), dan Widya Setiabudi (Program Manager, Training and Outreach AIFDR). Widya Setiabudi dalam penyajiannya mengambil contoh kasus penggunaan ICT dalam penanggulangan kebakaran di New South Wales, Australia untuk menjelaskan pemanfaatan TIK dalam penanggulangan bencana di berbagai negara.

Diskusi kelompok mengakhiri rangkaian acara workshop. Diskusi ini membahas inventarisasi kebutuhan TIK yang digunakan di masing-masing provinsi dalam rangka mendukung penanggulangan bencana.

Last Updated on Friday, 13 July 2012 04:26

Hits: 752

blue green orange red

Hak Cipta BPBD Jatim, 2011. Resolusi Terbaik 1920 x 1080px. Mod by dino.

Login

Log in to your account or Create an account

Register

User Registration
or Cancel