Peringatan Dini Cuaca Jawa Timur tanggal 25 Januari 2015 hari ini akan terjadi peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, berdasar citra radar : Pukul 13.10 WIB di wilayah : pesisir Surabaya Timur, Prigen, Utara Bojonegoro, dan sekitarnya. Diperkirakan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dan meluas ke wilayah : Surabaya Utara, Porong, Bangil, Tuban, Besuki, Situbondo, Nganjuk Bagian Barat, Trenggalek, Pujon, Lawang, Malang, dan sekitarnya. PRAKIRAWAN-BMKG JUAND
A+ A A-

BIMBINGAN TEKNIS STANDARISASI DATA KEBENCANAAN

Sehubungan dengan tingginya tingkat bencana yang terjadi di tahun 2012, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan bimbingan teknis standarisasi data kebencanaan. "Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana sosialisasi pelaporan yang dilakukan kab/kota pada saat terjadi bencana." Ujar Dr. Ir. Agus Wibowo, M,Sc selaku Kepala bidang Data dalam sambutannya. Dalam kegiatan ini peserta diberikan pelatihan dan pemahaman apa saja yang dibutuhkan oleh pusat saat terjadi bencana di wilayahnya masing-masing.

Pemberian informasi tentang pelaporan kejadian bencana ini menurut BNPB diberikan supaya pelaporan yang dilakukan oleh daerah bisa disesuaikan dengan yg diperlukan oleh pusat. Sehingga proses yang dilakukan oleh pusat dapat diproses dengan cepat dan daerah dapat segera melakukan aksi sesuai dengan kebutuhan di wilayah masing-masing.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 11-13 Juni 2012 ini juga mengundang BPBD kab./kota se-Jawa Timur serta beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Jawa Timur. SKPD yang hadir dalam kegiatan ini antara lain dari Dinas ESDM, Kesehatan, dll.

Dalam materi disosialisasikan tentang visualisasi rekap bencana yang dimiliki oleh BNPB. Selain itu juga diberikan informasi tentang pembuatan dan pembacaan peta pada masing-masing kota/kab.

Program yang disosialisasikan oleh BNPB berbasis web diharapkan dimanapun lokasi terjadi bencana di daerah dengan user masing-masing kota/kab dapat segera melakukan pembaharuan data kejadian dengan cepat. "Pencatatan data bencana yang sistimatis mempermudah dalam perencanaan pengurangan risiko bencana serta program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana." Mengutip sambutan kepala pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, Drs. Sudarmawan, MM. 






*Penyerahan peta rawan banjir Provinsi Jawa Timur yang merupakan hasil dari pengolahan GIS

Last Updated on Friday, 13 July 2012 04:30

Hits: 413

Rapat Koordinasi Desa Tangguh Rawan Bencana

Rapat Koordinasi Desa Tangguh Rawan Bencana dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Jawa Timur dengan lancar. Acara yang dilaksanakan dengan menghadirkan pembicara dari dalam maupun luar lembaga BPBD ini bertujuan sebagai sarana tukar informasi dalam rangka penanggulangan bencana.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 27-28 Juni 2012 ini dihadiri sebanyak 52 peserta yang berasal dari perwakilan BPBD kab/kota. Dalam acara ini, turut mengisi materi dari Badan Sar Nasional Kantor Surabaya. Pemahaman akan pentingnya proses evakuasi yang dilakukan saat terjadinya bencana di paparkan oleh Farid Kurniadi, ST.

Evakuasi merupakan kegiatan yang harus segera dilaksanakan saat terjadi bencana. Namun tidak banyak yang paham tentang teknik evakuasi, hal ini lah yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Materi yang disampaikan oleh Basarnas memberikan gambaran kepada peserta ketika terjadi bencana di wilayahnya dan tindakan yang harus segera dilakukan.

Hotel Utami menjadi tempat dalam menyampaikan rapat koordinasi ini. BPBD dalam rakor ini memberikan materi dengan judul Program Pengembngan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Dalam sesi ini dibahas tentang indikator dalam desa tangguh bencana.

Materi yang disampaikan oleh Kasi Kesiapsiagaan ini dipaparkan yang harus ada dalam kriteria desa tangguh. Seperti diantaranya adalah peta ancaman bencana, peraturan desa tentang penanggulangan bencana, sistem peringatan dini berbasis masyarakat dan komunitas relawan. Indikator inilah yang harus muncul di masing-masing desa/kelurahan dalam penilaian desa tangguh rawan bencana.

Last Updated on Wednesday, 04 July 2012 09:20

Hits: 621

Rapat Koordinasi Bantuan Dana Berpola Hibah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur kembali melakukan kegiatan koordinasi dengan beberapa kabupaten yang menerima bantuan sosial berpola hibah kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2011. 

Acara yang dilaksanakan pada 3 Juli 2012 ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi dan evaluasi bagi lembaga BPBD yang berada di Jawa Timur. Agenda yang diusung kali ini membahas tentang bantuan yang telah diberikan oleh pusat kepada daerah yang tertimpa bencana di Jawa Timur. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk pertanggung jawabaan daerah kepada pusat.

"Dengan adanya bantuan dana berpola hibah kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dari pemerintah pusat kami merasa betul-betul merasa terbantu dalam menanggani kerusakan akibat bencana di daerah." ungkap kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur dalam sambutannya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Bromo View Probolinggo ini membahas seputar sejauhmana proses pelaksanaan pemberian bantuan kepada masyarakat di masing-masing kabupaten. Selain itu juga membahas seputar kendala dan hambatan yang mungkin dialami oleh tiap-tiap kabupaten.

Terlepas dari kemampuan pemerintah yang memberikan bantuan berpola hibah, dalam pelaksanaan rapat ini juga mengundang beberapa kota/kab. yang melakukan pengajuan bantuan. Sebanyak 15 Kota/Kabupaten mengajukan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayahnya masing-masing.

Untuk pengajuan yang dilakukan dari kota/kabupaten, BPBD Jawa Timur melakukan verifikasi tentang dampak yang dilami oleh masyarakat dan ketersediaan bantuan. Dalam penutup sambutan bapak kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur berpesan untuk selalu berpedoman pada petunjuk teknis pelaksanaan yang tertuang pada peraturan kepala BNPB no 14 tahun 2011 serta ketentuan lain yang berlaku di wilayahnya masing-masing.



Last Updated on Wednesday, 04 July 2012 09:19

Hits: 415

Monitoring & Evaluasi BNPB terhadap pelaksanaan Kegiatan Rehab Rekon Pasca Bencana

Kegiatan yang dilakukan oleh BPBD tidak semata-mata hanya mengurus wilayah yang terjadi bencana saja, namun juga melakukan pembenahan pasca bencana. Dalam hal ini Bidang Rehap Rekon yang melakukan pembenahan tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan lokal wilayah berdampak bencana.

Pada 26 Juni 2012 dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi dari BNPB terhadap pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka melakukan pendampingan kepada kabupaten yang menerima bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sebanyak 14 kabupaten yang menerima bantuan tersebut hadir di Hotel Utami Sidoarjo. Daerah yang menjadi sasaran penerima bantuan tersebut memaparkan tentang kendala yang dialami dalam rangka pengajuan program rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah masing-masing.

Meskipun demikian beberapa kabupaten telah menyelesaikan program dan telah diajukan melalui BPBD. Kabupaten yang telah selesai pengajuan program diantaranya adalah Kab. Bojonegoro. Dalam forum konsultasi tersebut, Direktur Penanganan Pengungsi memberikan pandangan dalam rangka penyusunan program tersebut.

Dikutip dari sambutan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jatim sebanyak 231 paket pekerjaan fisik rehabilitasi dan rekostruksi direncanakan selama 2011. Namun baru sebanyak 150 paket (65%) yang telah berjalan sisanya dalam proses dan diperkirakan pertengahan Juli semua paket telah dilaksanakan.

Adapun kabupaten yang menjadi prioritas program adalah Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Lamongan, Lumajang, Malang, Nganjuk, Pacitan, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep dan Kota Probolinggo. "Saya berharap kepada semua pelaku yang terkait dengan pelaksanaan anggaran Rehabilitas dan Rekonstruksi Pasca Bencana hendaknya selalu mengacu pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan serta ketentuan yang berlaku." Tegas Drs. Ec. Sudarmawan, MM pada akhir sambutan.

Last Updated on Thursday, 28 June 2012 06:36

Hits: 781

LOKAKARYA PENGUATAN STRUKTUR DAN SISTEM LEMBAGA BPBD

Jawa Timur memiliki luas wilayah 47.157,72 Km², yang sebagian besar rentan terhadap bencana. Selain itu jumlah pendudukan yang mencapai angka 38 juta jiwa yang harus dilindungi oleh pemerintah ketika terjadi bencana. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi para pemangku kepentingan dan ormas di Jawa Timur dalam mengurangi risiko akibat bencana.

Berdirinya BPBD di Jawa Timur menjadi penting dalam melindungi masyarakat dalam rangka penanggulangan bencana. Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) juga menjadi mitra erat pemerintah dalam melakukan kebijakan yang strategis. Hal ini di tandai dalam kegiatan yang bertajuk lokakarya tentang kebencanaan.

Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama LPBI-NU, AIFDR dan BNPB ini dilaksanakan pada 27 Juni 2012. Lokakarya yang membahas tentang penguatan struktur dan system lembaga BPBD melalui penyusunan peraturan ini dihadiri dan di buka oleh Asisten Kesejahteraan Masyarakat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Edi Purwinarto, M.Si., mewakili Bapak Wakil Gubernur.

Menjadi peserta acara ini adalah dari 8 BPBD Kabupaten di Jawa Timur. Diharapkan dari acara ini dapat diperoleh kerangka regulasi penanggulangan bencana dengan penguatan struktur organisasi BPBD melalui peraturan yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundangan.

Selain itu diharapkan tersusunya prosedur tetap (Protap) maupun rencana penangunggulangan bencana supaya program yang disusun memiliki arah yang jelas dan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Kedepannya 8 kabupaten yang menjadi peserta akan menjadi contoh dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan BPBD di Jawa Timur.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Santika ini dianggap sangat penting oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya yang disampaikan Assisten Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur. "Acara ini dapat memperkuat legislasi dari sistem penanggulangan bencana di Jawa Timur." Ungkapnya di akhir sambutan.

Last Updated on Thursday, 28 June 2012 06:51

Hits: 496

blue green orange red

Hak Cipta BPBD Jatim, 2011. Resolusi Terbaik 1920 x 1080px. Mod by dino.

Login

Log in to your account or Create an account

Register

User Registration
or Cancel