Peringatan Dini Cuaca Jawa Timur tanggal 28 Januari 2015 hari ini akan terjadi peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, berdasar citra radar : Pembaharuan pukul 15.10 di wilayah : Barat Pasuruan, Sidoarjo, dan sekitarnya. Diperkirakan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dan meluas ke wilayah : Surabaya Selatan dan Barat, Mojokerto, Nganjuk, Jombang, Bojonegoro dan sekitarnya. PRAKIRAWAN-BMKG JUANDA
A+ A A-

Kejadian Bencana 1 Desember 2014

Sumenep - Sedikitnya 61 rumah rusak di kecamatan Batu Putih, kabupaten Sumenep, Jatim akibat puting beliung. Dipastikan emapat desa menjadi sasaran angin kencang pada Senin (01/12) pukul 11.30 WIB. Warga yang rumahnya rusak sementara berada di masjid dan musollah yang berada di desa masing-masing, sembari menunggu perbaikan rumah selesai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan terhadap dampak dari kejadian bencana tersebut. Desa yang mengalami kerusakan terparah yaitu desa Batuputih Laok. Kerusakan terdiri dari dua rumah rusak berat dua rumah rusak sedang dan 22 rumah rusak ringan. Rusaknya rumah warga diperparah dengan hujan dengan intensitas sedang yang terus mengguyur wilayah tersebut hingga malam hari.

Fasilitas umum juga tidak terlepas dari hembusan angin kencang. Sebanyak 1 unit musolla rusak berat di desa Batuputih Kenek, Kecamatan Banyuputih Kabupaten Sumenep Jatim. Pusdsalops BPBD Jatim terus memantau perkembangan kejadian ini dikarenakan kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana cukup besar. BPBD setempat bekerjasama dengan aparat desa bersama SKPD terkait juga melakukan tindakan darurat. Pembenahan rumah warga juga masih dilakukan supaya segera dapat dihuni kembali.

Wilayah yang juga tak kalah parahnya yaitu desa Banyuputih Daya dan desa Gedang di kecamatan Banyuputih. Diperkirakan sebanyak 28 rumah rusak di dua desa ini. Bantuan bahan makanan kepada warga yang mengalami musibah juga sudah dikirimkan. BPBD Sumenep akan melakukan pendampingan di masing-masing desa untuk melakukan pelayanan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar. 

Diperkirakan Jatim akan mengalami puncak musim penghujan pada Januari – Februari 2014. Persiapan akan datangnya musim penghujan masih terus dilakukan untuk mengurangi dampak risiko bencana yang akan muncul. BPBD Jatim terus menghimbau kepada seluruh masyarakat Jatim untuk mewaspadai bencana yang terjadi pada waktu peralihan musim. 

 

Last Updated on Wednesday, 03 December 2014 04:24

Hits: 63

Kejadian Bencana 28 November 2014

Pusdalops BPBD Jatim mencatat, sebanyak lima rumah rusak berat dan dua rumah rusak sedang di kabupaten Tuban. Bencana ini terjadi pada Jumat (28/11) bermula pada sore hari sekitar pukul 16.48 WIB mendadak cuaca mendung dan angin berhembus dengan kencang. Tak lama atap rumah berterbangan dan menimbulkan kepanikan warga. BPBD Kabupaten Tuban telah mengantisipasi kejadian tersebut. Bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tuban segera menuju Desa Banyubang, Kecamatan Grabagan yang merupakan lokasi puting beliung. TRC segera melakukan tindakan darurat. Koordinasi dengan instansi terkait segera dilakukan untuk mengurangi dampak risiko bencana. Warga bergotong-royong untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak. 

Last Updated on Saturday, 29 November 2014 11:58

Hits: 42

Kejadian Tanggal 12 Juli 2014

Banjir masih melanda wilayah Jawa Timur. Sebanyak empat desa di kabupaten Banyuwangi terendam. Dipastikan sebanyak dua rumah rusak berat dalam bencana ini.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur pada Sabtu (12/07) hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah sebelah timur Jatim tersebut. Hujan tidak kunjung berhenti hingga malam hari. Hal ini mengakibatkan dua kali yang berada di wilayah tersebut tidak dapat menampung air hujan yang turun. Kondisi ini juga diperparah dengan adabya fenomena full moon (bulan purnama) yang terjadi di wilayah Jatim. Sehingga di wilayah hilir mengalami pasang air laut. Akibatnya Kali Bagong dan Kali Lo tidak dapat mengalir ke laut.
Terpantau ketinggian air di desa Pakis, Sobo, Sumberejo dan Kepatihan mencapai 1,5meter. Kondisi ini membuat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kab. Banyuwangi mengambil tindakan evakuasi. Warga yang berada di wilayah yang rawan diungsikan ke masjid yang kondisinya aman. Hingga Minggu (13/07) air masih menggenangi wilayah pesisir pantai kabupaten tersebut. "Bantuan sembako dan makanan siap saji diberikan kepada warga untuk makan sahur," kata petugas pusdalops saat dihubungi. Dilaporkan dari kejadian ini warga yang terdampak sekitar 1000 kk. Hingga kini BPBD setempat masih melakukan pendampingan kepada warga yang mengalami banjir. Bantuan perlengkapan sekolah sangat dibutuhkan mengingat Senin (14/07) anak-anak mulai masuk sekolah dan kondisi rumah dan isinya terendam air.

Last Updated on Sunday, 13 July 2014 09:12

Hits: 128

Kejadian Bencana 13 Juli 2014

Banjir menerjang kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kaliini menerjang pesisir laut di tiga dusun desa Kalibuntuk Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Luapan air berasal dari pasang air laut yang tidak dapat dibendung tanggul. Akibatnya, akses perekonomuan dipastikan lumpuh total. Jalan utama desa terendam hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Dusun Karang Pandan, Krajan, dan Sambilangan siang tadi menjadi sasaran air laut yang meninggi pada Minggu (13/07). Tanggul penahan abrasi air laut tidak mampu lagi menahan derasnya dan tingginya ombak yang menerjang. Hal ini diakibatkan fenomena alam yang setiap bulan terjadi ketika bulan sempurna. Pasang air laut ketika bulan purnama akan mengalami titik tertinggi. Namun kali ini, pasang air laut diperkirakan mencapai 2,6 meter pada pukul 9.35 WIB pagi tadi. Kondisi ini lebih parah dari pada yang terjadi pada bulan lalu, yang imbasnya menggenangi lima kecamatan di Sidoarjo.

Banjir Rob kali ini membuat sibuk warga yang berada di lokasi kejadian. Dari pantauan lapangan, untuk menghambat masuknya air ke dalam rumah, banyak warga membuat penghalang kayu di setiap pintu rumah mereka. Warga mulai melakukan evakuasi peralatan rumah tangga untuk mengantisipasi kerusakan akibat air yang mulai menggenangi rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Probolinggo telah berkoordinasi dengan Pusat Pengendali & Operasi (Pusdalops) BPBD Jatim mengenai kejadian tersebut. 

Masayarakat yang terimbas banjir menyampaiakan bahwa banjir sering terjadi saat air pasang. “Plengsengan yang ada di tepi pantai terlampau rendah, jadi airnya masuk,” Kata Nurhayati, salah satu warga terdampak banjir rob. Pihaknya menyampaikan supaya tanggul yang ada bisa dibangun lebih tinggi dari pada yang sekarang. Supaya banjir tidak selalu menghampiri. BPBD telah melakukan tindakan darurat guna mengurangi dampak bencana dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan melakukan pendataan kerugian yang dialami masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, aparat setempat masih melakukan pendampingan terhadap warga terdampak. Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisika (BMKG) yang selama ini menjadi rujukan untuk prakiraan tinggi gelombang menyampaikan, pasang air laut diperkirakan kembali terjadi pada malam hari. Meski demikian ketinggian tidak lebih tinggi dari yang terjadi tadi pagi. Pasang air laut diperkirakan pada pukul 22.25 WIB dengan ketinggian 2,3 meter. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada untuk mengurangi risiko bencana yang dihadapi.

Last Updated on Monday, 14 July 2014 01:37

Hits: 161

Kejadian Bencana 24 Juni 2014

Angin puting beliung kembali menerjang kawasan pesisir utara Jawa Timur. Kali ini merobohkan pohon di  Desa Dingil Kecamatan Jatironggo kabupaten Tuban. Kerugian dari bencana tersebut mencapai kurang lebih Rp. 2,5 juta. Tim reaksi cepat (TRC) badan penanggulangan becana daerah (BPBD) Tuban, bersama perankat desa melakukan tindakan darurat dan pendataan di lokasi.

Tepatanya pada Selasa (24/06) pukul 13.18 WIB, cuaca di sekitaran kota Goa mendung tebal. Tak lama kemudian hujan deras mengguyur di seluruh kabupaten. Tidak hanya hujan deras, angin yang awalnya semilir, tiba-tiba berhembus kencang seiring dengan derasnya hujan yang turun. Angin puting beliung tersebut bertiup hingga merobohkan beberapa pohon di sepanjang jalan desa Dingil.

Salah satu pohon yang tumbang dilaporkan menimpa warung kopi. Bangunan tersebut merupakan rumah usaha milik Kasrim (45). Dipastikan warung yang berada tepat di depan rumahnya mengalami rusak sedang. Berdasarkan tinjauan yang dilakukan TRC, kerugian yang dialami robohnya pohon tersebut mencapai Rp 1,5 juta. Seusai melakukan pendataan, BPBD Tuban memberikan bantuan kepada kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan. Bantuan tersebut berupa sembako dan perbaikan rumah.

 

Tidak hanya rumah usaha yang menjadi sasaran pohon tumbang akibat bencana ini. Sebuah rumah kuburan (cangkup) dilaporkan juga mengalami rusak sedang. Taksiran kerugian yang dialami akibat rusaknya cangkup mencapai Rp. 1 juta. Hingga berita ini diturunkan, BPBD bersama aparat desa masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Pemerintah setempat menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap waspada karena masa pancaroba dari musim hujan menuju kemarau masih berlanjut. Pada kondisi pancaroba, bencana puting beliung diperkirakan akan meningkat.

Last Updated on Friday, 11 July 2014 03:31

Hits: 107

blue green orange red

Hak Cipta BPBD Jatim, 2011. Resolusi Terbaik 1920 x 1080px. Mod by dino.

Login

Log in to your account or Create an account

Register

User Registration
or Cancel