PERINGATAN DINI CUACA JAWA TIMUR TGL 19 DESEMBER 2014 PKL 12.40 WIB. BERPOTENSI TERJADI HUJAN LEBAT DISERTAI KILAT/PETIR DAN ANGIN KENCANG PADA PKL 12.45 WIB DI WILAYAH BLEGA, BANGKALAN BAG. TIMUR, LAMONGAN BAG. UTARA, BOJONEGORO BAG. UTARA, MADIUN BAG. TIMUR, JOMBANG, SIDOARJO, SURABAYA BAG. SELATAN, PORONG BAG. UTARA, PRIGEN, PUJON BAG. UTARA, LUMAJANG, KLAKAH BAG. UTARA, JEMBER, DAN SEKITARNYA. KONDISI INI DIPERKIRAKAN MASIH AKAN BERLANGSUNG HINGGA PKL 15.00 WIB DAN MELUAS KE WILAYAH SUMENEP, PAMEKASAN, SAMPANG, BANGKALAN, LAMONGAN, BOJONEGORO, MADIUN, NGANJUK, PONOROGO, TRENGGALEK, MALANG, KLAKAH, PORONG, LAWANG, PROBOLINGGO, BONDOWOSO, BESUKI, SITUBONDO, BANYUWANGI, DAN SEKITARNYA. PRAKIRAWAN-BMKG JUANDA
A+ A A-

Kejadian Tanggal 12 Juli 2014

Banjir masih melanda wilayah Jawa Timur. Sebanyak empat desa di kabupaten Banyuwangi terendam. Dipastikan sebanyak dua rumah rusak berat dalam bencana ini.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur pada Sabtu (12/07) hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah sebelah timur Jatim tersebut. Hujan tidak kunjung berhenti hingga malam hari. Hal ini mengakibatkan dua kali yang berada di wilayah tersebut tidak dapat menampung air hujan yang turun. Kondisi ini juga diperparah dengan adabya fenomena full moon (bulan purnama) yang terjadi di wilayah Jatim. Sehingga di wilayah hilir mengalami pasang air laut. Akibatnya Kali Bagong dan Kali Lo tidak dapat mengalir ke laut.
Terpantau ketinggian air di desa Pakis, Sobo, Sumberejo dan Kepatihan mencapai 1,5meter. Kondisi ini membuat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kab. Banyuwangi mengambil tindakan evakuasi. Warga yang berada di wilayah yang rawan diungsikan ke masjid yang kondisinya aman. Hingga Minggu (13/07) air masih menggenangi wilayah pesisir pantai kabupaten tersebut. "Bantuan sembako dan makanan siap saji diberikan kepada warga untuk makan sahur," kata petugas pusdalops saat dihubungi. Dilaporkan dari kejadian ini warga yang terdampak sekitar 1000 kk. Hingga kini BPBD setempat masih melakukan pendampingan kepada warga yang mengalami banjir. Bantuan perlengkapan sekolah sangat dibutuhkan mengingat Senin (14/07) anak-anak mulai masuk sekolah dan kondisi rumah dan isinya terendam air.

Last Updated on Sunday, 13 July 2014 09:12

Hits: 114

Kejadian Bencana 24 Juni 2014

Angin puting beliung kembali menerjang kawasan pesisir utara Jawa Timur. Kali ini merobohkan pohon di  Desa Dingil Kecamatan Jatironggo kabupaten Tuban. Kerugian dari bencana tersebut mencapai kurang lebih Rp. 2,5 juta. Tim reaksi cepat (TRC) badan penanggulangan becana daerah (BPBD) Tuban, bersama perankat desa melakukan tindakan darurat dan pendataan di lokasi.

Tepatanya pada Selasa (24/06) pukul 13.18 WIB, cuaca di sekitaran kota Goa mendung tebal. Tak lama kemudian hujan deras mengguyur di seluruh kabupaten. Tidak hanya hujan deras, angin yang awalnya semilir, tiba-tiba berhembus kencang seiring dengan derasnya hujan yang turun. Angin puting beliung tersebut bertiup hingga merobohkan beberapa pohon di sepanjang jalan desa Dingil.

Salah satu pohon yang tumbang dilaporkan menimpa warung kopi. Bangunan tersebut merupakan rumah usaha milik Kasrim (45). Dipastikan warung yang berada tepat di depan rumahnya mengalami rusak sedang. Berdasarkan tinjauan yang dilakukan TRC, kerugian yang dialami robohnya pohon tersebut mencapai Rp 1,5 juta. Seusai melakukan pendataan, BPBD Tuban memberikan bantuan kepada kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan. Bantuan tersebut berupa sembako dan perbaikan rumah.

 

Tidak hanya rumah usaha yang menjadi sasaran pohon tumbang akibat bencana ini. Sebuah rumah kuburan (cangkup) dilaporkan juga mengalami rusak sedang. Taksiran kerugian yang dialami akibat rusaknya cangkup mencapai Rp. 1 juta. Hingga berita ini diturunkan, BPBD bersama aparat desa masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Pemerintah setempat menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap waspada karena masa pancaroba dari musim hujan menuju kemarau masih berlanjut. Pada kondisi pancaroba, bencana puting beliung diperkirakan akan meningkat.

Last Updated on Friday, 11 July 2014 03:31

Hits: 97

Kejadian Bencana 25 Juni 2014

Kecamatan Sendang, Tulungagung, Jawa Timur longsor. Sebanyak dua desa tertimpa longsoran pada Rabu (25/06). Dipastikan sebanyak lima rumah rusak berat di desa Nglurup, Nyawangan. Hingga berita ini sampaikan, BPBD Tulungagung bersama instansi terkait masih melakukan pendataan.

Pada awalnya masyarakat menemukan keanehan di sekitar tebing. Beberapa titik mengeluarkan gemuruh pada Selasa (24/06) malam. Meski demikian, cuaca di Desa Nglurup terpantau cerah. Awan pembawa hujan pun tak tampak di kabupaten dengan 19 kecamatan ini.

Longsoran yang menimpa rumah warga berupa tanah dan batu dari tebih rumah warga. Ketinggian tebing berkisar antara 10-15 meter. Material yang menimpa rumah warga langsung menghantam tembok rumah hingga jebol di bagian kamar tidur. Tidak hanya itu, teras depan lima rumah tersebut juga hampir rata dengan tanah. Penyangga atap tertimpa batuan sehingga tidak lagi dapat menyangga genting.

BPBD Tulungagung mendata sebanyak tiga rumah berat berada di desa Nglurup dan sisanya di desa Nyawangan. Bantuan sembako langsung didistribusikan kepada kepala keluarga yang rumahnya mengalami rusak berat. Sementara penghuni rumah diungsikan ke rumah sanak saudaranya. Perangkat desa bersama warga masih melakukan pembersihan material longsoran. 

Meski kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, warga masih merasa trauma akan terjadinya longsor susulan. Oleh karenanya, dihimbau kepada warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya bencana serupa. 

Last Updated on Tuesday, 08 July 2014 09:38

Hits: 111

Kejadian Bencana 04 Juli 2014

Banjir besar menerjang Trenggalek, Jawa Timur. Bencana ini merendam sedikitnya empat desa di kecamatan Gandusari pada Rabu (04/07). Sebanyak 8250 jiwa merasakan dampak dari kejadian ini. Tidak hanya itu, sebanyak 1650 rumah dipastikan terendam banjir selama dua hari.

 Intensitas hujan hingga awal Juli 2014 terpantau masih tinggi. Beberapa wilayah Jawa Timur masih dilaporkan terjadi hujan antara sore hingga dini hari. Hal ini yang dialami warga yang berada di Kabupaten Trenggalek. Hujan intensitas tinggi terjadi pada Senin (02/07) malam. Terpantau hujan deras selama dua jam mengakibatkan meluapnya Sungai Tawing di Kecamatan Gandusari.

Air yang meluap menggenangi rumah warga. Banjir ini merupakan banjir musiman. Tahun lalu banjir juga menerjang namun tidak seluas kali ini. Air dengan arus deras mengalir dari hulu hingga hilir. Terpantau ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini sempat melumpuhkan aktivitas warga di desa Ngrayung, Wonorejo, Sukorejo, dan Gandusari.

“TRC BPBD Trenggalek sejak awal kejadian langsung diturunkan.” Kata Achmad Budiarto selaku kepala Seksi Kedaruratan BPBD Trenggalek. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, aparat setempat telah melakukan tindakan darurat. Laporan yang diterima pusdalops BPBD Jawa Timur, terdapat delapan sekolah yang terendam banjir. Namun kegiatan belajar mengajar tidak terganggu karena siswa libur akhir semester. Pasar yang berada di desa Wonorejo juga menjadi sasaran genangan air.

Wilayah yang tergenang banjir merupakan hilir. Bilamana hujan deras mengguyur kawasan Trenggalek bagian selatan yang merupakan wilayah pegunungan, empat desa tersebut akan ternedam. Terpantau cuaca selama dua hari berawan dan sesekali turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. elevasi banjir diperkirakan meningkat terus seiring bertambahnya debit air kiriman dari Sungai Tawing. Tidak hanya bangunan, sebanyak 28 hektar sawah juga tergenang air. Hingga Sabtu (05/06) ketinggian air masih sekitar mata kaki orang dewasa. Dihimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah hilir untuk tetap waspada akan datangnya banjir susulan.

 

Last Updated on Sunday, 06 July 2014 15:40

Hits: 125

Kejadian 24 Juni 2014

Angin puting beliung terjadi di wilayah Kabupaten Tuban, Selasa (24/06). Kejadian ini menyebabkan pohon tumbang dan menimpa satu Kios dan satu rumah. Berawal dari hujan deras yang mengguyur wilayah Tuban pada sore hari. Angin kencang tiba-tiba mematahkan pohon dan menimpa warung kopi dan satu rumah. Diketahui tempat usaha tersebut milik Bapak Kasrim. Bencana ini terjadi tepatnya di Desa Dingil Kec. Jatironggo kabupaten Tuban, Jatim.

Dalam beberapa kejadian tersebut tindakan yang telah dilakukan oleh BPBD Kab Tuban  selalu berkoordinasi dengan Instansi terkait,Pada kejadian Angin Puting beliung yang terjadi kemaren Pada Siang hari Instansi  setempat meninjau lokasi sekitar Pukul 21.00 WIB  bersama Tim Reaksi cepat (TRC) BPBD Tuban serta perangkat desa. Melaksanakan kerja bhakti bersama dan masyarakat setempat. Selain itu, juga memberikan bantuan berupa sembako .

BPBD Kabupaten Tuban melalui camat setempat hingga kini masih terus melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami akibat bencana. Untuk korban jiwa hingga saat ini masih dinyatakan nihil. Dihimbau kepada warga masyarakat untuk tetap waspada karena bencana dapat datang sewaktu-waktu.

Last Updated on Wednesday, 25 June 2014 10:44

Hits: 96

blue green orange red

Hak Cipta BPBD Jatim, 2011. Resolusi Terbaik 1920 x 1080px. Mod by dino.

Login

Log in to your account or Create an account

Register

User Registration
or Cancel